Postingan

Apakah Murid yang Tidak Mengerjakan Tugas itu Nakal?

Dalam hubungan pendidikan, yang belajar tidak hanya pelajar, tapi juga guru. Yang mengajar juga tidak hanya guru, tapi juga pelajar (Diferensiasi, 2017:71). Dengan zaman yang cepat bergulir, sudah selayaknya guru belajar. Bukan hanya menuntut murid untuk tahu, tapi guru juga harus berjalan beriringan untuk memahami keadaan yang semakin cepat berkembang. Konsep merdeka belajar di Komunitas Guru Belajar Nusantara, tidak memandang merdeka sebagai kebebasan, tetapi merdeka mengambil tanggung jawab. Tanggung jawab untuk refleksi, mandiri menentukan cara belajar, dan berkomitmen pada tujuan. *** Masa pandemi membuat saya merasa kalut dan tertimbun berkas untuk saya selesaikan. Ketika teman-teman guru banyak yang menceritakan berbagai keberhasilannya di masa pandemi, membuat saya iri dan tergugah . Saya ingin melakukan praktik dan bangkit dari kasur berkas yang semakin menggunung. Menyalahkan keadaan memang bukan satu cara kita lepas dari tanggung jawab. Kita boleh saja merasa berkata selesa...

Hangatnya Pelukan Bu Elaa

Gambar
Devy Mariyatul Ystykomah - Kemruyuk-  KGB bisa mandiri karena peran KGC? Itulah pertanyaan yang sering muncul tentang komunitas ini. Padahal itu cara berpikir yang kurang pas. Salah alamat. Bahkan menurut bu Najelaa Shihab, pertanyaan itu muncul karena cara berpikir yang salah. Mengapa? Menurut bu Najelaa, kami sering menyapanya dengan bu Elaa, KGB sudah mandiri. Bahkan sejak dalam pikiran. “Sejak awal teman-teman bergabung di sini itu,   kita sudah bilang berkali-kali bahwa teman-teman sudah merdeka dari sono -nya,” ungkap pendiri KGC ini saat kongres pertama KGB, 25 Oktober 2019 lalu.   Bu Elaa mungkin tidak mau menghubungkan bahwa dua singkatan ini sebenarnya cukup identik. Hanya beda huruf belakangnya saja, B dan C. Meski faktanya, KGB adalah singkatan dari sebuah komunitas, yakni Komunitas Guru Belajar. Sementara KGC adalah nama sebuah kampus. Kampus Guru Cikal.   Dihubungkan dari identitas ‘guru’, keduanya berkolaborasi untuk saling menu...

Untukmu selamanya

Gambar
  “Kriiiiiiing.........” Bunyi beker mengejutkanku pagi ini, tapi aku enggan sekali untuk bangun dari   tempat tidur. Lalu suara ibuku menyusul beker itu seolah memecahkan isi rumah. Akupun bergegas bangun untuk mandi dan siap-siap ke sekolah. Pukul 06.15 aku baru sampai dengan mimi sobatku. Kita langsung munuju lapangan setelah memarkir sepeda motor, semua siswa baris rapi dan aku bersama mimi menyusul di barisan paling belakang. Sambil mendengar pengarahan try out dari waka.kesiswaan, aku memandangi gerbang sekolah. Aku terus berharap erif cepat datang agar tidak terlalu terlambat. Pandanganku gugup, “Apa dia sudah di perjalanan? , ataukah masih di rumah untuk setrika seragamnya? , atau jangan-jangan terjadi sesuatu pada diriya?” berbagai pertanyaan muncul di benakku. Suara hatiku pun gemuruh tak pasti seakan mengalahkan suara-suara yang ada di sekitarku. “Alhamdulillah.....” ucapku saat ku lihat dia berjalan dari arah gerbang, menuju ke parkiran dan menyusul k...

Klepon, Gethuk Lindri, dan Kesaktian Bandung Bondowoso

Gambar
Grujugan Duwur Sumbermiri di Kecamatan Lengkong, Nganjuk Oleh: Devy Mariyatul Ystykomah*        Nganjuk merupakan kabupaten yang kaya dengan pesona alamnya. Pesona dapat dinikmati dari ujung selatan hingga ujung utara. Salah satunya Grujugan Duwur Sumbermiri yang terletak di Desa Sumbermiri, Kecamatan Lengkong. Tempat ini berupa wahana air alami yang menawarkan panorama khas pegunungan Kota Angin.        Dalam menempuh perjalanan ke Grujugan Duwur Sumbermiri, pengunjung dapat menikmati pemandangan nan menghijau di sepanjang jalan. Meski dalam perjalanan tersebut pengunjung akan sedikit mengalami kesulitan.        Setelah Pasar Sawahan, Kecamatan Lengkong, jalan mulai bergelombang. Kondisi jalan rusak. Aspal tak lagi mulus. Justru batu- batuan yang terlihat menonjol. Semakin ke barat, perjalanan semakin sulit. Selain rusak, jalan juga semakin terjal dan berkelok. Namun perjalanan tet...